Selasa, 25 Oktober 2011

Color Theory (cont.)

Color means different things to different people around the world. Color is the visual perceptual property corresponding in human to the categories.


Warna terjadi karena cahaya memacar kesegala arah, hampa udara dengan kecepatan 186.000 mil/detik


Warna digunakan secara artistik untuk alat ekspresi manusia (biji2an, tanah liat, darah) di temukan 20.000 taun yang lalu. Ditemukan di Lascaux, Prancis Selatan, dan Altamira, Spanyol.


Zaman Mesir Kuno, Kaldea, Yunani >> warna untuk simbol keagamaan.
Zaman Renaissance >> Seni untuk humanis, abad 15, menggunakan cat minyak.


Biru, Kuning, Merah >> abad 19 oleh William Tunner (Inggris)
1882 >> Monet, Renoir, Sisley, Bazille protes ke Academy (Paris) tentang tradisi klasiknya.
Monet melakukan percobaan, mewarnai pakai 1 pigmen dalam satu hari, ternyata hasilnya berbeda.


Vincent Van Gogh > Post-Impressionis > warna keras dan kasar.
Paul Gauguin > Pelopor gerakan baru (menggunakan warna2 cemerlang) > Ekspresionis > di teruskan oleh Paul Cezane.
Membuat datar dua dimensi dan membiarkan warna sebagai perspektif, memberikan kesan mekanik.
Cikal bakal kubisme >> Abad 20.


Kubisme : Picasso, Braque, Juan Gris >> menggunakan banyak warna.
Volum dalam bentuk, gradasi dan nada warna.

Delauney (kaum orphist) warna sebagai alat ekspresi yang perlu digunakan secara konsekuen dan serius.
Vasarely dan Frank Stella >> Lukisan yang menggetarkan dinding (berasal dari Bauhaus, Budhapest, Hungaria)


Gerakan Bauhaus >> Terkenal dengan konsep fungsionalnya, konsep seni terapan atau desain.


Zaman Yunani Kuno >> Warna gelap dan terang.
Da Vinci >> Warna tidak ada patokan.
1680 >> Isaac Newton mempublikasikan lingkaran warna (color wheel)


Warna: 
Dulu >> warna sebagai simbol agama
Sekarang >> ekspresi atau emosi pribadi.


Traditional Color:
- White (albus) >> natal dan paskah
- Red (ruber) >> darah (martir)
- Green (viridis) >> kehidupan
- Black >> penguburan, Good Friday


Tradisi Islam >> gelap dan terang, angka 7 sebagai konstruksi warna
white >> matahari, black >> konsep ketuhanan.
sandalwood >> warna-warna natural, netral.
hijau >> air
kuning >> udara
biru >> bumi
merah >> api


Warna dapat mempengaruhi emosi kita dan dapat menstimulasi serta mengasosiasikan.

History and Color in Context

Tahun 1450, Johannes Gutenberg membuat informasi dan pengetahuan dapat diakses oleh publik dengan ditemukannya alat cetak.

Media:
ATL: Above The Line >> mencakup nasional atau international.
BTL: Below The Line >> mencakup beberapa area saja.

Berita dagang embantu penyebaran info dan penemuan.

Manusia itu diberkati dengan sensitifitas visual yang luar biasa untuk menganalisa, mengapresiasi dan memahami dunia modern.

Pemahaman Warna

Mengerti akan warna adalah KUNCI keberhasilan desain grafis, dalam maupun luar dunia digital.
Warna memiliki kekuatan dan sulit di tebak.
Designer harus belajar membuat keseimbangan dari variable pencampuran dan perpaduan warna yang satisfying client. 
Warna memberi keyakinan (color is subjective).

Senin, 24 Oktober 2011

Introduction

Ehem, sesuatu yang baik itu di mulai dari perkenalan yang baik, karena itu ijinkan gw untuk memperkenalkan diri.
Gw Stephanie, DKV UMN 2011, gw disuruh bikin blog sama dosen gw, pak Santo Tjhin, dan suru nge-post smua bahan2 yang dy ajarin di kelas, yaaah, itung2 buat catetan juga sih.. Sebenernya gw di suru bikin blog ini dari awal pertemuan, tapi gak sempet bikin! Boro2 mau bikin blog, buka laptop aja gak sempet.. Jadi, pak Santo, maafkan saya gara2 bikinnya telat.. TT__TT

Penasaran gak sih kenapa nama url blog nya aneh bgt, gak lazim kan? Karena gw disuru bikin blog ini dalam mata kuliah "Color Theory" makanya gw kasi nama "Renk Teorisi" yang artinya teori tentang warna, tapi gw tulis dengan bahasa Turki, gara2 gw akhir2 ini lagi mulai belajar bahasa Turki, tpi blom sempet lagi karena padatnya kuliah..

Sekian dulu deh, thanks udah mampir~